Ancaman Hukuman Bagi Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Bertambah Berat

Ancaman hukuman bagi pelaku kekerasan dan pencabulan terhadap anak bertambah berat. Hal ini dilakukan karena kekerasan dan pencabulan terhadap anak akhir-akhir ini makin marak, dan mendapat sorotan tajam di media massa.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak POLRES Jember Suyitno Rahman mengatakan, bukan hanya guru yang berpotensi melakukan kekerasan terhadap anak didiknya. Tetapi pegawai kantor, bahkan pedagang yang berjualan di lingkungan sekolah juga memiliki potensi pelanggaran yang sama.

Menurut Suyitno, ancaman hukuman yang diterapkan saat ini minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara, bagi pelaku kekerasan terhadap anak. Sedangkan untuk pencabulan diancam hukuman penjara minimal 5 tahun, serta denda minimal 60 juta rupiah.

Sementara Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Jember Gunawan, dalam sosialisasi hukum di lingkungan pendidikan menjelaskan, kekerasan di lingkungan dunia pendidikan saat ini menjadi sorotan media.

Pihaknya gencar melakukan sosialisasi di lingkungan pendidikan, agar guru-guru memahami dampak hukum yang akan diterapkan, jika mereka melakukan kekerasan terhadap anak. Di sisi lain guru juga akan mendapatkan perlindungan hukum, dari upaya intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh orang tua peserta didik.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, guru diharapkan memberikan hukuman kepada siswa yang melakukan kesalahan tidak dengan kekerasan fisik ataupun psikologis. Sebab sesuai PP 74 tahun 2008, guru diperbolehkan memberikan teguran lisan ataupun tertulis sesuai dengan kode etik guru.

Sigit

(280 views)