Respon Daerah Untuk Membentuk Tim Perecepatan Akses Keuangan Daerah Sangat Rendah

5 kabupaten di Eks Karesidenan Besuki dan Lumajang, lambat merespon radiogram mendagri untuk segera membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD.

Staf Bidang Edukasi dan Literasi Otoritas Jasa Keuangan Jember Galih Rahma menjelaskan, OJK pusat awal tahun 2016 lalu bekerjasama dengan mendagri, untuk membentuk TPAKD di seluruh kabupaten kota. Tujuannya agar akses keuangan di daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih maksimal.

Bahkan menurut Galih, radiogram mendagri pertengahan Februari lalu sudah dikirim kepada seluruh kabupaten, agar segera dibentuk TPAKD di daerah masing-masing. Namun sayangnya sejauh ini baru Kabupaten Banyuwangi yang sudah siap.

Untuk Kabupaten Jember sudah mendapat respon dari bupati beberapa bulan lalu, sedangkan Bondowoso awal bulan September kemarin kabag ekonominya berkoordinasi dengan OJK. Sementara Kabupaten Situbondo dan Lumajang sama sekali belum memberikan respon.

Lebih jauh Galih menejelaskan, TPAKD ini sebenarnya bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dengan percepatan akses keuangan kepada masyarakat. Sebab dari hasil evaluasi OJK, sejauh ini masih banyak masyarakat khususnya yang bergerak dibidang UMKM, belum mendapatkan akses keuangan.

TPAKD yang beranggotakan kepala daerah, kepala kantor OJK, kepala kantor perwakilan Bank Indonesia dan beberapa stake holder terkait ini, diharapkan bisa sinergi membuat progam yang mendorong sektor riil, untuk menggerakkan perekonomian daerah.

Sigit

(306 views)