Sejumlah Sekolah Mendesak Segera Dicairkannya Tunjangan Guru

Sejumlah sekolah mendesak Pemkab segera mencairkan anggaran tunjangan guru, untuk memberikan gaji guru honorer. Sebab sekolah saat ini mengalami kesulitan anggaran, seiring diberlakukannya progam pendidikan gratis.

Kepala SMK Negeri 5 Rinoto menjelaskan, sampai bulan ini pihaknya masih memberikan honor penuh kepada seratus lebih tenaga honorer yang ada di sekolahnya. Namun untuk bulan berikutnya, kemungkinan besar gaji honorer yang diberikan tidak bisa penuh seperti sebelumnya.

Progam pendidikan gratis lanjut Rinoto, merupakan kebijakan bupati yang harus dilaksanakan. Sehingga pemberian gaji honorer sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepala sekolah. Dengan tidak adanya sumbangan dari orang tua siswa, untuk menutup gaji tenaga honorer dirinya akan mengambilkan dari unit-unit usaha yang ada di SMKN 5.

Namun tentu saja jumlah nominal yang diberikan tidak bisa sebesar tahun-tahun sebelumnya, sehingga juga butuh pengertian dari tenaga honorer yang ada. Untuk itu Rinoto berharap Pemkab segera mencairkan anggaran tunjangan guru, untuk meringankan beban operasional sekolah.

Sebelumnya Ketua Komisi D DPRD Jember Mohammad Hafidi, mengaku mendapat laporan dari sejumlah sekolah yang terpaksa menggunakan tabungan siswa, untuk membayar gaji tenaga honorer.

Hafidi mengaku bisa memahami kesulitan yang dialami pihak sekolah, dengan diberlakukannya kebijakan pendidikan gratis. Apalagi penggunaan tabungan siswa ini menurut sekolah, sudah atas persetujuan wali murid.

Sigit

(354 views)