Belum Terbayarnya Proyek Fisik Pengaruhi NPL Di Jember

Belum terbayarnya sejumlah proyek fisik yang sudah dilaksanakan oleh rekanan, dikhawatirkan akan mempengaruhi tingginya non performance loan atau kredit macet di Kabupaten Jember. Demikian disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jember Ahmad Bunyamin.

Menurut Bunyamin, belum dicairkannya pembayaran proyek fisik kepada rekananan, bisa membuat tingkat kepercayaan sektor swasata kepada pemerintah kabupaten menurun. Akibatnya rekanan menjadi ragu untuk mengerjakan proyek-proyek pemerintah.

Sedangkan dampak di sektor perbankan menurut Bunyamin, non performance loan atau kredit macet di Kabupaten Jember akan sangat tinggi. Hal ini juga akan merugikan pihak rekanan, karena kepercayaan perbankan kepada yang bersangkutan juga akan menurun. Padahal keterlibatan swasta dalam progam pemerintah kabupaten sangat tinggi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah rekanan mengeluhkan belum cairnya uang mereka, padahal pekerjaan mereka sudah tuntas di triwulan kedua lalu. Akibatnya mereka harus mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit, hanya untuk memperpanjang masa pinjaman di bank.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Dan Aset Daerah Ita Puri Handayani mengatakan, sebenarnya pihaknya tidak mengalami kendala untuk pencairan anggaran, selama sudah ada rekomendasi dari SKPD bersangkutan.

Sigit

(370 views)