Raperda SOTK Tidak Bisa Dibahas Sebelum Naskah Akademik Diperbaiki

Raperda Struktur Organisasi Tata Kerja atau SOTK, masih belum bisa dibahas, sebelum ada perbaikan naskah akademik yang diajukan oleh Pemkab Jember. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi Senin siang.

Menurut Ayub, ada banyak kelemahan dalam naskah akademik yang diajukan Pemkab Jember. Diantaranya penentuan tipe Kabupaten Jember dan sejumlah kecamatan, yang semuanya masuk Tipe A. Padahal untuk menentukannya harus melalui persetujuan menteri dalam negeri.

Uji publik terhadap naskah akademik yang diajukan juga menjadi persoalan lain. Meski demikian Ayub mengaku sudah menyampaikan hal ini secara informal kepada bupati, dan sepertinya bupati berencana akan memperbaiki naskah akademik tersebut. Namun jika tidak, maka DPRD Jember tidak bisa melakukan pembahasan Raperda SOTK yang diajukan.

Sebelumnya Pemkab Jember sudah menyerahkan usulan Raperda SOTK ke DPRD Jember, yang 2 hari kemudian disusul penyerahan naskah akademik Raperda SOTK. DPRD Jember sempat mempertanyakan naskah akademik tersebut, karena tidak jelas akademisi mana yang di gandeng oleh Pemkab.

Sementara Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief mengakui belum disahkannya perda SOTK di Jember, membuat pihaknya tidak bisa menempatkan pejabat secara defiitif. Meski demikian Muqit berharap Perda SOTK bisa segera diselesaikan, dan tidak sampai berdampak mengganggu Pembahasan APBD 2017 mendatang.

Sigit

(309 views)