WABUP Berjanji Akan Berkomunikasi Dengan DPRD Untuk Mempercepat Pembahasan PERDA SOTK

Wakil Bupati jember Abdul Muqit Arief, berjanji akan lebih meng-intensifkan komunikasi dengan DPRD jember, untuk mempercepat pembahasan PERDA struktur organisasi tata kerja atau SOTK. Sebab dengan belum adanya PERDA SOTK, PEMKAB jember tidak bisa mengangkat pejabat definitif.

Kepada sejumlah wartawan Muqit mengakui. PP NOMOR 18 TAHUN 2016 sangat besar pengaruhnya. Akibat belum ditetapkannya PERDA SOTK, pihaknya tidak bisa melakukan pengangkatan pejabat definitif di lingkungan pemkab jember. Mengingat sangat krusialnya PERDA SOTK ini, Muqit berjanji akan berkomunikasi dengan DPRD jember, untuk segera menyelesaikan PERDA SOTK tersebut.

Muqit juga berharap belum di tetapkannya PERDA SOTK di kabupaten jember, tidak sampai menghambat pembahasan APBD 2017 mendatang. Melihat dari pengalaman pembahasan RPJMD kemarin yang juga sangat mendesak, dengan komunikasi yang baik Muqit optimis PERDA SOTK ini juga bisa diselesaikan dengan cepat.

Terkait PERDA SOTK ini wakil ketua DPRD jember Ayub Junaedi, mengakui bupati sudah berkirim surat kepada pimpinan DPRD jember, tertanggal 16 agustus kemarin. Namun sayangnya menurut Ayub, surat bupati yang terdiri dari 5 lembar tersebut tidak menyertakan naskah akademik. Padahal naskah akademik merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi, agar RAPERDA SOTK bisa dibahas dan ditetapkan menjadi PERDA.

Sementara KABAG hukum PEMKAB jember Hari Mujinato ketika dikonfirmasi mengakui belum disertakannya naskah akademik RAPERDA SOTK. Meski demikian bukan berarti naskah akademik belum ada, tetapi menurut Hari masih dalam proses penggandaan. Hari berjanji hari ini juga naskah akademik tersebut akan di serahkan kepada DPRD jember.

SIGIT

(510 views)