Sekolah Tarik Buku LKS Yang Salah Menempatkan Lambang Pancasila.

Pihak sekolah akhirnya menarik seluruh lembar kerja siswa tematik untuk kelas 4, yang sempat beredar di SDN Mangli 1. Kepala sekolah sudah meminta pihak penerbit untuk menggantinya dengan terbitan yang benar.

Kepala sekolah SDN Mangli 1 Suratman mengatakan, sejak tahun lalu siswanya menggunakan LKS terbitan CV. Merah Putih, dan tidak pernah ada masalah. Baru kali ini ditemukan adanya kesalahan penempatan lambang Pancasila di halaman 13. Pada gambar Pancasila lambang sila kedua yang seharusnya bergambar rantai diganti pohon beringin, dan juga sebaliknya.

Kesalahan juga terjadi pada lambang sila keempat yang harusnya gambar kepala banteng, diganti padi dan kapas. Pihak sekolah lanjut Suratman, sudah menarik buku tersebut dari siswa, dan meminta pihak penerbit bertanggung jawab.

Sementara sekretaris dinas pendidikan Jember Subadri Habib ketika dikonfirmasi pertelfon menjelaskan, sebenarnya sudah ada surat edaran kepala dinas, yang melarang sekolah pelaksana kurikulum 2013, mengkoordinir pembelian buku paket ataupun LKS. Sebab semua buku paket sudah didroping dari pusat.

Bagi orang tua siswa yang ingin membeli buku LKS atau pengayaan, dipersilahkan membeli langsung ke toko. Persoalan ini menurut badri sudah dipelajari oleh bidang pendidikan dasar. Selain isinya yang salah, proses pengadaannya juga salah.
Lebih jauh Subadri menjelaskan, saat ini bidang pendidikan dasar sedang melakukan inventarisir, untuk mencari kemungkinan adanya sekolah lain yang menggunakan buku yang sama. Jika ditemukan semua buku tersebut harus ditarik, dan ditelusuri proses pengadaannya. Sebab dinas pendidikan sudah jelas-jelas melarang pengadaan buku kurikulum 2013.

Sigit

(428 views)