Kemendari Akan Digelontor Anggaran 1 Trilyun Untuk Pengadaan Mesin Cetak E-KTP.

Komisi II DPR RI berencana memberikan tambahan alokasi anggaran senilai 1 trilyun rupiah, untuk pengadaan alat catak e-KTP. Diharapkan dengan alat ini bisa mempercepat pelayanan pembuatan ktp di daerah, tidak lebih dari satu hari prlayanan.

Anggota Komisi II DPR RI Mohammad Nur Purnamasidi menjelaskan, selama ini DPRD melihat lambannya pencetakan e-KTP, akibat proses pencetakan terpusat di Dispenduk kabupaten. Akibatnya memunculkan peluang bagi calo untuk membantu mempercepat pengurusan e-KTP.

Untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat guna mengakses administrasi kependudukan, rencananya Komisi II DPR RI akan memberikan tambahan anggaran senilai 1 trilyun rupiah kepada Kemendagri, untuk pengadaan mesin cetak e-KTP. Sehingga kedepan proses pencetakan bisa di lakukan di tingkat kecamatan.

Sementara kepala Dispenduk Capil Jember Arif Cahyono mengatakan, dari total 1,9 juta penduduk di Jember, 1,6 juta penduduk diantaranya sudah melakukan perekaman data e-KTP. Sisanya sekitar 260 ribu penduduk masih dalam proses. Arief menargetkan di tahun 2017 mendatang, seluruh proses pembuatan e-KTP di Jember sudah bisa dituntaskan.

Selama ini lanjut Arief, yang menjadi persoalan lambannya pencetakan e-KTP bukan hanya akibat pencetakan di tingkat kabupaten. Terlambatnya kirirman blanko e-KTP dari pusat juga sering menjadi kendala di lapangan.padahal setiap hari Dispenduk Jember melakukan pencetakan antara 450 sampai 500 lembar e-KTP.

Sigit

(361 views)