Pengisian Jabatan Tidak Semua Melalui Proses Lelang.

Tidak semua jabatan di lingkungan Pemkab Jember akan di lelang. Demikian disampaikan kepala badan kepegawaian daerah Pemkab Jember Joko Santoso, ketika ditanya terkait persiapan dilakukannya mutasi jabatan, yang diprediksi akan dilakukan bulan Agustus mendatang.

Kepada sejumlah wartawan Joko menjelaskan, untuk pengisian jabatan kosong, sudah diatur mekanismenya dalam undang-undang ASN. Dimana seluruh pejabat yang ada akan dilakukan assesment atau penilaian kinerja, oleh assesor terakreditasi yang sudah ditunjuk.

Dari situ kemudian diketahui posisi yang paling tepat untuk masing-masing pejabat. Setelah terdistribusikan di posisi masing-masing, tentu ada beberapa jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat lama. Jabatan kosong inilah yang nantinya akan dilakukan melalui mekanisme open bidding atau lelang jabatan. Sehingga tidak seluruh jabatan akan dilakukan pengisian melalui proses lelang.

Sejauh ini menurut Joko, pihaknya sudah mempersiapkan pendataan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Jember. Sehingga sewaktu-waktu bupati sebagai pembina PNS meminta dilakukan assesment, pihaknya tidak lagi mengalami kesulitan.

Yang menjadi persoalan lanjut Joko, memang sesuai undang-undang ASN, bupati baru tidak bisa menunjuk pejabat untuk menduduki posisi definitif, sebelum 6 bulan pasca pelantikan. Sehingga baru setelah 17 Agustus mendatang bupati bisa melakukan mutasi pejabat definitif.

Sigit

(427 views)