Mahasiswa Baru PTKIN Wajib Tinggal Di Pesantren Di Tahun Pertama .

Kementerian agama mewajibkan seluruh mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, PTKIN, mengikuti program Ma’had Al Jamiah yang berada di dalam kampus.
Kasubdit kelembagaan direktorat pendidikan agama islam Mastuki HS mengatakan, dengan program Ma’had Al Jamiah tersebut, mahasiswa baru PTKIN wajib tinggal di pesantren yang berada di dalam kampus selama Satu tahun atau dua semester.
Selama di dalam pesantren lanjut Mastuki, mahasiswa baru akan mengikuti program penguatan keagamaan dan bahasa asing. Mereka akan langsung dibimbing oleh dosen kampus setempat yang telah ditetapkan oleh kampus.
Menurut Mastuki, untuk penguatan keagamaan menjadi sangat penting bagi mahasiswa terutama yang memiliki latar belakang pendidikan umum. Selain itu diharapkan dengan penguatan keagamaan itu, mahasiswa PTKIN bisa lebih toleran dengan segala perbedaan yang ada di negara ini.
Mastuki berharap, dengan program penguatan keagamaan dan bahasa asing tersebut, lulusan PTKIN di seluruh Indonesia akan semakin berkualitas, dan memiliki daya saing.
Win

(316 views)