Wakil Ketua DPRD Jember Nilai Mayoritas SKPD Belum Mampu Terjemahkan 22 Janji Kerja Bupati.

Wakil ketua DPRD Jember Ni Nyoman Martini, menilai kepala SKPD belum mampu menerjemahkan roh 22 janji kerja bupati, yang tertuang dalam RPJMD. Terbukti selama pembahasan di Pansus, terlihat sekali banyak SKPD yang kebingungan ketika diminta untuk menjelaskan terkait anggaran dan target capaiannya.

Martini menjelaskan, sebenarnya RPJMD merupakan mimpi bupati yang harus tercapai dalam waktu maksimal 5 tahun kedepan. Dan mimpi tersebut baru bisa tercapai, jika bawahan bupati dalam hal ini kepala SKPD, memiliki kemampuan yang cukup untuk menerjemahkan mimpi bupati tersebut dalam implementasi dilapangan.

Terlihat sekali lanjut Martini, SKPD memasang target yang muluk-muluk dalam RPJMD, yang sebenarnya target tersebut membunuh dirinya sendiri. Sebab target yang disampaikan menurut Martini sangat sulit untuk dicapai. Parahnya lagi, ketidakpahaman terhadap isi RPJMD, terjadi hampir di seluruh SKPD.

Meski demikian lanjut Martini, untungnya masih ada ketua tim penyusun RPJMD, yang kemudian bisa menjelaskan dan meluruskan isi RPJMD tersebut kepada Pansus. Tetapi dalam implementasinya nanti, tentu SKPD yang secara tehnis akan melaksanakannya. Mestinya menurut Martini, justru kepala SKPD yang lebih paham terhadap progam kerja yang akan dilakukannya, bukannya ketua tim penyusun RPJMD.

Sigit

(269 views)