Karena Melebihi Waktu, Pimpinan DPRD Tolak Draft RPJMD 2016- 2021.

Draft rencana pembangunan jangka menengah daerah, RPJMD yang akan dikonsultasikan Pemkab Jember, ditolak oleh DPRD kabupaten Jember. Penolakan itu disebabkan tahap konsultasi draft RPJMD, sudah melewati batas waktu yang ditentukan.

Wakil ketua DPRD kabupaten Jember Ayub Junaidi menjelaskan, sesuai dengan peraturan Mendagri nomor 54 tahun 2010, draft RPJMD untuk dikonsultasikan ke DPRD, selambat-lambatnya 10 minggu atau dua setengah bulan pasca pelantikan.

Namun lanjut Ayub, draft RPJMD itu ternyata baru dikirim oleh bupati, kepada pimpinan dewan hari jumat pekan lalu, atau empat bulan setelah bupati baru dilantik.
Agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, karena telah melebihi waktu yang telah ditentukan Mendagri, akhirnya pimpinan DPRD Jember sudah mengirimkan surat kepada bupati terkait penolakan tersebut.

Lebih lanjut Ayub menerangkan, selain terbentur aturan, penolakan tersebut dikarenakan sikap bupati yang terkesan main-main. Sebab sampai hari ini pimpinan belum menerima draft RPJMD, sementara waktu berkonsultasi akan dilaksanakan Selasa besok.

Sigit

(303 views)