Potensi Budidaya Perikanan Di Jember Masih Terbuka Lebar

Budidaya perikanan di kabupaten Jember semakin menjanjikan, dengan meningkatnya pemahaman peternak tentang cara membudidayakan ikan. Ditambah lagi adanya kemitraan dengan pihak ketiga, mulai pemasok bibit, pakan sekaligus pembeli hasil panen.

Kepala Seksi Budidaya Perikanan Disperikel Jember Tigo Dewanto menjelaskan, di kabupaten Jember terdapat sedikitnya 500 hektar lahan budidaya perikanan. Namun sejauh ini baru termanfaatkan 60 persennya saja. Sehingga masih ada peluang 40 persen lahan lagi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tigo menerangkan, tahun 2015 lalu tercatat jumlah produksi ikan air tawar di Jember mencapai 8 ribu ton lebih, terdiri dari berbagai jenis ikan seperti lele, nila, gurami, tawes, ikan mas dan patin. Seiring mulai adanya sistem kemitraan dengan antara peternak dengan pemasok bibit, pakan dan pembeli hasil panen, sektor budidaya ikan air tawar masih sangat berpotensi, untuk di kembangkan di Kabupaten Jember.

Selain budidaya ikan air tawar, kabupaten Jember juga memiliki potensi yang bagus untuk budidaya perikanan air payau, seperti ikan bandeng, kepiting dan udang vename. Namun sayangnya budidaya perikanan air payau di Jember belum maksimal. (adv)

(654 views)