DPRD Nilai Penyusunan RPJMD Bupati Terpilih Lambat.

Hingga memasuki bulan keempat, DPRD Jember belum menerima naskah rencana pembangunan jangka menengah daerah, atau RPJMD. Padahal sesuai permendagri 54 tahun 2010, RPJMD bupati terpilih sudah harus dutetapkan paling lambat 6 bulan pasca pelantikan.

Wakil ketua DPRD Jember Ayub Junaedi mengatakan, seharusnya bulan-bulan ini naskah RPJMD sudah masuk ke DPRD untuk dibahas. Sebab untuk membahas rencana pembangunan 5 tahun kedepan, setidaknya DPRD butuh waktu satu setengah bulan. Sebab menurut Ayub DPRD bukan tukang stempel, yang hanya membahas persoalan mendasar hanya dalam waktu 1 minggu.

Dalam RPJMD lanjut Ayub, banyak hal yang harus dikaji. Diantaranya harus selaras dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah, RPJMD propinsi dan RPJM pemerintah pusat. Selain itu RPJMD bupati juga harus selaras dengan RT/RW kabupaten, propinsi dan nasional. Karena itulah dibutuhkan waktu yang cukup panjang untuk melakukan pembahasan, sebelum akhirnya menjadi kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislative.

Diberitakan sebelumnya, saat ini badan perencanaan pembangunan kabupaten sedang merumuskan RPJMD bupati bersama tim yang ditunjuk. Informasi yang diperoleh, proses penyusunan RPJMD sudah dalam tahap sinkronisasi dengan sejumlah SKPD terkait.

Sigit

(325 views)