Krisis Pangan Ancam Wilayah Pedesaan.

Ancaman krisis pangan menghantui hampir di seluruh desa. Ancaman krisis itu terjadi di 72 desa yang tersebar di 20 kabupaten dan 9 provinsi.

Usia peluncuran pemetaan sosial dan geospasial desa di IAIN Jember, Direktur Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan, Lptp Solo, Ahmad Mahmudi menjelaskan, ancaman krisis pangan tersebut sudah bisa dilihat secara kasat mata.

Sebab lanjut dia, dari hasil penelitiannya di 72 desa yang tersebar di 9 provinsi, hampir sebagian besar lahan produktif seperti sawah, tidak dimiliki oleh warga desa setempat karena sudah dijual.
Gejala itu kata Mahmudi, hampir terjadi di seluruh desa termasuk di Dusun Barat Sungai Desa Rowosari, yang diteliti tim LP2M IAIN Jember. Dimana banyak sawah yang sudah dijual ke orang luar, sehingga petani terancam menjadi buruh tani.

Mahmudi menambahkan, jika kondisi tersebut terus dibiarkan begitu saja, tentu akan berdampak terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat desa. Maka perlu dilakukan langkah konkrit dari pemerintah, agar lumbung pangan di desa tetap terjaga.

Win

(389 views)