Forkompimda Akan Minta Masukan Sejumlah Ormas Islam Tentang Keberadaan HTI

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah berencana mengundang Pimpinan Muhammadiyah, PCNU dan MUI, untuk meminta masukan terkait keberadaan Hisbut Tahrir Indonesia di Kabupaten Jember. Dari masukan ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi Forpimda, untuk melarang atau tidak HTI berkegiatan di Kabupaten Jember.

Hal ini terungkap dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, yang di inisiasi DPRD Jember Selasa siang. Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Jember, Kapolres beserta seluruh perwira, dan perwakilan kodim 0824 Jember. Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi dalam forum tersebut mengusulkan, agar Forkompimda mengundang pimpinan daerah muhammadiyah, PCNU, MUI, HTI dan sejumlah tokoh ormas Islam yang lain.

Sehingga sebelum Forkompimda memutuskan, ada masukan dari sejumlah ormas Islam tentang apa sebenarnya misi yang sedang dilakukan HTI. Dari masukan sejumlah pihak ini nantinya bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Forkompimda untuk memutuskan langkah strategis yang harus segera diambil.

Bupati dan Kapolres Jember menyambut positif usulan tersebut, meski belum ada kejelasan kapan pertemuan ini akan dilakukan. Yang pasti Kapolres dalam paparannya tegas menyebutkan, Pemerintah Daerah sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Ormas, memiliki kewenangan menghentikan sementara kegiatan ormas yang terindikasi bertentangan dengan Pancasila.

(368 views)