PDI-P Dan Hanura Akan Mengkaji Penggunaan Hak Interpelasi Terhadap Bupati

Berbeda dengan Fraksi Gerindra, PKB dan amanat pembangunan yang tegas menyatakan akan menggunakan hak interpelasi terhadap bupati, Fraksi PDI Perjuangan dan Hanura mengaku masih akan mengkaji lebih mendalam, terkait persoalan HTI di Kebupaten Jember.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Agus Sofyan ketika dikonfirmasi pertelfon mengatakan, sejak awal sikap PDI Perjuangan tegas NKRI dan Pancasila harga mati. Namun untuk persoalan yang terjadi di Jember, perlu dilakukan kajian lebih mendalam. Sebab informasi yang masuk baru dari satu sisi.

Untuk itu lanjut Agus, dalam waktu dekat dirinya akan melakukan rapat di internal fraksi, sebelum memutuskan sikap seperti apa yang akan dilakukan Fraksi PDI Perjuangan, atas sikap bupati terhadap HTI.

Hal senada diungkapkan Ketua Fraksi Hanura Hariana. Menurut Hariana, beberapa hari terakhir dirinya bersama Anggota Komisi A yang lain sedang melakukan kunjungan kerja di luar kota. Sehingga belum sempat membicarakan persoalan ini di internal fraksinya.

Sebelumnya 3 Fraksi DPRD Jember yakni Gerindra, PKB dan Amanat Pembangunan, dengan tegas menyatakan akan menggunakan hak interpelasi, untuk meminta klarifikasi bupati yang tidak berani melarang HTI berkegiatan di Jember. Hal ini disampaikan ketua fraksi masing-masing ketika menerima perwakilan Ansor dan Banser Senin siang.

(354 views)