80 Persen Angkutan Kota Tidak Layak Jalan

Ratusan armada angkutan kota di Kabupaten Jember sudah tidak layak jalan. Dari 5 armada angkot yang di uji KIR, 4 diantaranya dinyatakan tidak layak, mulai akibat lampu kurang terang, hingga sistem rem yang kurang maksimal.

Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Kebupaten Jember Danie Alcolin menjelaskan, pihaknya sudah melakukan uji KIR terhadap kendaraan angkutan, termasuk angkutan kota. Dari 5 angkot yang di uji, 4 diantaranya dinyatakan tidak layak jalan. Sebab berdasarkan hasil uji, ditemukan banyak kerusakan pada bagian body, lampu pancar kurang terang, bahkan sistem pengereman yang kurang maksimal.

Namun realita di lapangan lanjut Danie, armada angkutan kota yang rata-rata sudah berumur 20 tahunan dan dinyatakan tidak lolos uji, masih tetap beroperasi di lapangan. Danie berharap pemilik angkutan kota segera melakukan perbaikan, agar bisa memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat.

Sementara Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Jember Siswanto mengakui, mayoritas angkutan kota tidak layak jalan. Dari total 289 unit armada angkutan kota, jika dilihat dari aspek kenyamanan penumpang 80 persen diantaranya tidak layak.

Siswanto mengaku sudah sering kali memberikan sosialisasi kepada pemilik angkutan kota agar melakukan peremajaan armadanya. Namun memang karena faktor finansial, peremajaan angkutan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh, tetapi harus bertahap.

(400 views)