Dihadapan Mensos Warga Mengaku Hanya Menerima Raskin 2 Sampai 5 Kilogram Perbulan

Dihadapan Menteri Sosial, warga penerima bantuan Raskin mengaku mendapat jatah jauh di bawah ketentuan. Yang seharusnya setiap rumah tangga sasaran mendapatkan 15 kilogram per bulan, prakteknya di lapangan hanya mendapat antara 2 sampai 5 kilogram per bulan.

Hal ini disampaikan warga ketika bertemu Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, di Pendopo Wahya Wibawa Graha Senin siang. Atas kondisi ini Khofifah minta bupati memperbaiki sistem distribusi bantuan Raskin kepada masyarakat. Selain harus tepat sasaran, jumlah Raskin yang diterima tiap R-T-S juga harus sesuai ketentuan.

Khofifah menjelaskan, Raskin disediakan oleh Bulog sampai ke titik distribusi, bisa di tingkat kecamatan ataupun di kantor desa. Selanjutnya dari titik distribusi sampai ke titik bagi, menjadi tugas kepala desa, RW dan RT untuk menyampaikan kepada warga. Atas temuan ini Khofifah minta bupati melakukan pembenahan distribusi Raskin, dari kualitas beras hingga jumlah yang diterima oleh warga.

Jika ditemukan terjadinya pelanggaran pendistribusian Raskin lanjut Khofifah, warga diminta langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian. Sebab pemerintah mengeluarkan anggaran sangat besar, mencapai 21,8 trilyun rupiah. Sangat disayangkan jika anggaran sebesar itu ternyata tidak tepat sasaran.

(285 views)