Sejak Tahun Ini Pengusaha Tambang Kapur Gunung Sadeng Dikenakan Biaya Sewa Lahan.

Terhitung sejak tahun ini, pengusaha tambang kapur di gunung sadeng desa Puger kecamatan Puger, akan dikenakan biaya sewa lahan. Demikian disampaikan kepala dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Jember Ahmad Sudiono.
Menurut Ahmad, sebelumnya pengusaha tambang kapur di gunung sadeng, hanya dikenakan pajak dan retribusi.
Namun kata dia, setelah bpka melakukan penghitungan aset, maka terhitung sejak bulan juni mendatang, pengusaha akan dikenakan biaya sewa per hektar sebesar 6 juta rupiah setiap tahunnya.
Dengan tambahan biaya sewa tersebut, Ahmad optimis, pendapatan asli daerah dari sektor pertambangan di Jember, hanya berkisar 1, 4 miliar rupiah. Namun dengan diberlakukannya sewa lahan tersebut, P-A-D dari sektor pertambangan akan naik menjadi 2 miliar rupiah.
Ahmad juga menepis terkait rumor yang berkembang, aset gunung sadeng diambil alih Pemprov Jawa Timur. Yang diambil kata dia, sesuai dengan ketentuan perundang- undangan, hanya pada persoalan ijinnya saja.

Win

(348 views)