Bupati Diminta Tidak Serta-Merta Penuhi Aspirasi Masyarakat Sebelum Pembahasan P-APBD

Salah satu pendukung Bupati Faida, Muhammad Husni Tamrin, minta bupati tidak serta merta memenuhi aspirasi masyarakat. Sebab alokasi anggaran yang tersedia saat ini sudah ditetapkan dalam APBD awal, yang sudah masuk dalam perencanaan.
Tamrin mengatakan, meski dirinya merupakan salah satu pendukung Bupati Faida, dirinya berkewajiban mengingatkan ketika tindakan bupati dinilai sudah keluar jalur. Tamrin mencontohkan, ketika bupati turun ke beberapa daerah dan mendapat keluhan tentang kerusakan jalan dan selokan, satu hingga dua hari kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan oleh dinas terkait.
Tamrin mempertanyakan dari mana sumber anggaran yang digunakan. Sebab jika progam tersebut tidak masuk dalam perencanaan APBD awal yang sudah ditetapkan akhir tahun lalu, tentu bisa dikatakan sebagai pelanggaran, dan rawan berimplikasi hukum di belakang hari.
Tamrin juga mencontohkan, ketika bupati menggelar pertemuan dengan rekanan beberapa waktu lalu, bupati meminta rekanan memberikan company profile langsung kepada dirinya, tanpa melalui perantara siapapun. Hal ini menurut Tamrin, bisa menimbulkan enterpretasi bermacam-macam, karena pengerjaan proyek dengan menggunakan uang negara sesuai aturan harus melalui proses lelang.
Agar tidak terjerumus dalam persoalan hukum, Tamrin berharap bupati menampung dulu aspirasi masyarakat, dan di realisasikan setelah pembahasan perubahan APBD mendatang. Sebab alokasi anggaran dalam P-APBD itulah yang baru bisa digunakan oleh bupati terpilih.

(442 views)