Kapolres Tidak Akan Berikan Sangsi Rehabilitasi Jika Pengguna Narkoba Sudah Ditangkap Polisi

Meski dalam undang-undang narkotika pengguna bisa dikenai sangsi rehabilitasi, Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif tidak akan memberikan sangsi rehabilitasi, jika pelaku sudah ditangkap oleh polisi.

Kepada sejumlah wartawan Sabilul menegaskan, rehabilitasi hanya akan diberikan kepada pengguna narkoba, yang melapor sendiri sebelum ditangkap oleh polisi. Artinya pengguna tersebut ingin keluar dari ketergantungannya terhadap narkoba atas inisiatif sendiri.

Tetapi jika sudah ditangkap oleh polisi, berarti sudah masuk ranah hukum dan tetap akan diproses secara hukum. Sebab lanjut Sabilul, saat ini modus yang dilakukan para pengedar, selalu membawa barang bukti kurang dari 1 gram, agar bisa mendapatkan sangsi rehabilitasi.

Sebelumnya Kasat Reskoba Polres Jember AKP Sukari menyatakan, dalam Undang-Undang Anti Narkoba menyebutkan adanya sangsi rehabilitasi. Hal ini disampaikan Sukari, menyikapi hasil tes urine terhadap hampir 300 orang pejabat dilingkungan Pemkab Jember Senin pagi.

Dari hasil tes urine tersebut diketahui, sedikitnya 4 orang pejabat eselon di lingkungan Pemkab Jember, terindikasi positif menggunakan narkoba. Meski demikian Polres Jember masih akan melakukan pendalaman, dengan melakukan pemeriksaan lanjutan melalui laboratorium, serta memeriksa keempat pejabat tersebut di Mapolres Jember.

(262 views)