Dishub Pesimis Janji Kerja Mewujudkan Embarkasi Dan Debarkasi Haji Bisa Direalisasi.

Dinas perhubungan kabupaten Jember menyatakan, rencana menjadikan Jember sebagai Embarkasi dan Debarkasi haji, yang merupakan salah satu janji kerja bupati Faida dan wakil bupati Jember A Muqit Arif, sangat sulit.
Hal tersebut terungkap dalam dialog publik yang digelar PWI Jember bersama Eksan Institute, dengan tema kupas tuntas rencana Embarkasi dan Debarkasi haji.
Kepala dinas perhubungan kabupaten Jember isman sutomo menegaskan, butuh waktu cukup panjang, serta banyak prosedur yang harus dilalui untuk mewujudkan hal tersebut.
Sebut misalkan status bandar Notohadinegoro Jember yang masih kelas empat. Padahal untuk menjadi Embarkasi dan Debarkasi haji, bandara harus naik menjadi kelas 2 internasional.
Belum lagi kata isman, persoalan infrastruktur di bandara Notohadinegoro, yang saat ini belum siap. Sebagai bukti, runway atau landasan pacu pesawat serta appron masih belum layak, dan masih banyak persoalan yang lain.
Meski mengaku cukup sulit, isman mengaku tetap akan berkomitmen untuk mewujudkan Embarkasi dan Debarkasi haji tersebut secara bertahap.

Sigit

(381 views)