Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tolak Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan.

Puluhan aktivis mahasiswa Muhammadiyah Jember, rabu siang menggelar unjuk rasa di bundaran DPRD Jember. Mereka memprotes rencana naiknya iuran BPJS kesehatan, karena dinilai BPJS belum mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Korlap aksi Andrea Susanto mengatakan, dirinya dengan tegas menolak rencana kenaikan iuran BPJS kesehatan, khususnya untuk kelas 3. Sebab kenaikan iuran tersebut dinilai akan membebani masyarakat kalangan bawah. Padahal kesehatan merupakan hak dasar warga negara, yang mestinya menjadi tanggung jawab pemerintah, bukannya justru di bebankan kepada rakyat.

Harusnya lanjut andrea, pemerintah mengkaji dulu sistem yang diterapkan BPJS kepada masyarakat. Jika merasa sudah memberikan pelayanan yang baik, baru iuran dditingkatkan. Namun yang terjadi banyak keluhan dimasyarakat tentang buruknya pelayanan BPJS kesehatan.

Setelah melakukan orasi perwakilan mahasiswa ditemui Komisi D DPRD Jember. Ketua Komisi D DPRD Jember Mohammad Hafidi mengaku sudah mencatat semua aspirasi mahasiswa. Dalam waktu dekat hafidi berjanji, Komisi D DPRD Jember akan mempertemukan mahasiswa dengan BPJS kesehatan, agar keluhan mahasiswa bisa langsung disampaikan hingga ke tingkat pusat.

Sigit

(419 views)