Tidak Semua Pita Kejut Dilakukan Penipisan.

Dinas perhubungan kabupaten Jember menyatakan, tidak semua pita kejut yang sudah terpasang di sejumlah titik dilakukan penipisan. Demikian disampaikan kepala bidang lalu lintas dinas perhubungan Jember, Gatot Triyono.
Kepada Kiss FM Gatot menerangkan, berdasarkan hasil evaluasi dan kajian yang dilakukan pihaknya, ada 3 titik pita kejut yang dibongkar, kemudian 9 titik dilakukan penipisan, sedangkan sisanya tetap.
Gatot berasalan, tidak semua pita kejut perlu dilakukan penipisan, terutama yang berada di daerah rawan kecelakaan, serta rawan terjadinya aksi balap liar.
Jika seluruh pita kejut dilakukan penipisan, Gatot mengaku kawatir, aksi balap liar akan marak kembali, sehingga berdampak terhadap meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Jember akhirnya membongkar pita kejut, yang terpasang di sejumlah ruas jalan protokol. Pembongkaran itu dipimpin langsung bupati Jember Faida dan wakil bupati Jember A Muqit Arif.

Win

(450 views)