Kepala Dispenduk Akui Masih Banyak Pungli dalam Pengurusan Adminduk di Desa

ILUSTRASI - EKTP

Jember Hari Ini – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, Arief Cahyono, akui masih banyak terjadi praktik pungutan liar dalam pengurusan dokumen kependudukan di tingkat desa atau kelurahan dan kecamatan. Oleh sebab itu, Dispendukcapil Jember menggencarkan sosialisasi melalui SMS broadcast berisi informasi yang menyatakan bahwa mengurus data kependudukan mudah cepat dan tanpa biaya.

Kepala Dispendukcapil Jember, Arief Cahyono, menyatakan, SMS tersebut dikirim setiap bulan kepada 10 ribu warga Jember, sesuai tingkatan umurnya. Arief berharap, dengan informasi melalui SMS itu tidak ada pihak ketiga yang memanfaatkan untuk meminta pungutan uang dalam pengurusan data kependudukan. Sebab, berdasarkan informasi yang diperolehnya, masih terjadi praktik pungli di tingkat dan desa dan kecamatan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Arief menambahkan, mulai tahun depan juga akan diberlakukan informasi SMS yang ditujukan kepada warga yang baru saja mengurus data kependudukan, bahwa data kependudukan yang diminta sudah selesai dan bisa diambil secara gratis. Dengan demikian, tidak ada siapapun yang bisa memanfaatkan pengurusan dokumen kependudukan dengan meminta sejumlah uang dengan cara menunda-nunda atau menghambat.(Fathul)

(676 views)