Pemalsuan Dokumen Kependudukan Mudahkan Masuknya Aksi Terorisme

KAPOLRES JEMBER - AKBP SABILUL ALIF

Jember Hari Ini – Pemalsuan data kependudukan dan surat pendirian perusaan yang dilakukan 2 orang warga Jelbuk, berpotensi dimanfaat para teroris. Demikian diungkapkan Kapolres Jember, AKBP Sabilul Alif, kepada sejumlah wartawan Rabu siang.

Sabilul menjelaskan, dari hasil penyidikan terhadap kedua orang warga Jelbuk tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 20 akta kelahiran, 20 KTP, 5 SIUP, dan 5 TDP yang diduga palsu. Menurut Sabilul, anggota jaringan teroris dipastikan menggunakan data diri palsu untuk menyembunyikan jati dirinya. Jangan sampai para teroris memanfaatkan pelau pemalsuan dokumen kependudukan ini untuk bisa berbaur dengan masyarakat dan menyebarkan paham garis kerasnya.

Pemalsuan dokumen usaha dan kependudukan, lanjut Sabilul, dapat merugikan hak privat orang lain. Ia mencontohkan penggunaan dokumen kependudukan dan dokumen usaha palsu untuk kepentingan kredit perbankan. Pihak perbankan tidak akan bisa melakukan penuntutan jika terjadi kredit macet, karena jelas subyek hukumnya tidak pernah ada. Jika dipaksa mengusut kasus tersebut, maka akan terjadi eror inpersonal atau salah orang. (Hafit)

(511 views)