Tak Sesuai Bestek, Komisi C Minta Proyek Jembatan Desa Balung Lor Dihentikan

Jember Hari Ini – Proyek pembangunan jembatan senilai hampir Rp 700 juta milik Dinas PU Bina Marga di Desa Balung Lor Kecamatan Balung bermasalah. Besi dan beton yang dipakai untuk proyek itu diduga tidak sesuai besteknya.

Ketua Komisi C DPRD Jember, Siswono, menemukan dugaan itu saat menggelar sidak bersama Kepala Dinas PU Bina Marga, Rasyid Zakaria. Setelah dilakukan pemeriksaan setempat, diketahui ukuran besi yang dipakai lebih kecil dari ketentuan semestinya, dengan nilai selisih kisaran Rp 800 ribu per batang. Begitu juga beton yang dipasang oleh rekanan, diduga juga belum berstandar SNI yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan di atas jembatan itu nantinya. Melihat kondisi ini, Komisi C meminta proyek tersebut dihentikan sementara, hingga pihak rekanan memberikan klarifikasi dan perbaikan sesuai bestek yang ada dalam kontrak.

Komisi C DPRD Jember juga meminta seluruh sampel bahan yang digunakan dalam proyek APBD Jember itu diperiksa melalui laboratorium untuk diketahui kesesuaiannya dengan Rencana Awal Bangunan (RAB).

Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga Jember, Rasyid Zakaria, hingga Jumat siang belum berhasil dikonfirmasi. Ketika dihubungi melalui handphonenya, tersambung namun tidak diterima. Meski demikian menurut Siswono, Komisi C DPRD dan Rasyid Zakaria sepakat menghentikan sementara proyek jembatan itu hingga adanya perbaikan sesuai ketentuan perencanaan. (Fathul)

(485 views)