‘Mama’, Curahan Hati Judika Atas Orang Tercinta Dalam Kehidupannya

Sebuah lagu cinta secara khusus dipersembahkan Judika untuk ibunda tercinta, berjudul Mama. Lagu ini masuk kedalam album terakhir Judika yang berjudul Hati & Cinta. Sesuai dengan judul albumnya, ini merupakan curahan hati Judika atas orang-orang tercinta yang ada dalam kehidupannya, yaitu keluarga, teman, sahabat, hingga para penggemar.

Berkarir di dunia musik selama 21 tahun, Judika Nalon Abadi Sihotang merasa sudah saatnya dia berada pada jenjang yang lebih tinggi lagi. Penyanyi peraih Best Male Artist 2014 dari Anugerah Planet Muzik ini tidak lantas berpuas diri. Impian Judika adalah menghasilkan album berkualitas, yang tidak hanya diterima oleh penggemar musik dalam negeri, tetapi juga manca negara. Selama bulan Januari 2014 ia melakukan writing camp di The Kennel Music, Swedia, sebagai negara yang merupakan gudangnya para musisi dan pencetak rekor hit populer di dunia.

“Ini pengalaman yang luar biasa. Aku banyak mendapatkan ilmu mahal selama di Swedia. Bertemu dengan para musisi disana, bertukar ide dan pengalaman, dan yang penting meningkatkan kualitas musikalitasku,“ jelas Judika.

“Sony Music selalu berupaya meningkatkan kualitas dari artis-artisnya. Judika dengan potensinya yang hebat, berpeluang besar secara global. Untuk itu kami menunjuk Hayden Bell, Head of A&R Sony Music Asia Pacific, yang juga seorang music executive yang sukses melahirkan artis-artis kenamaan dunia, untuk menjadi tim A&R dari album terbaru Judika ini,” jelas Alexander Sancaya, Managing Director Sony Music.

Album Hati & Cinta memuat 10 lagu plus 2 bonus track, dimana Judika terlibat sepenuhnya dalam penggarapannya. 7 lagu merupakan kolaborasi Judika dengan para musisi dari manca negara, sedangkan 3 lagu adalah kerja samanya dengan komposer bertangan dingin dari Indonesia seperti Badai ‘Kerispatih,’ Pay, dan Alam Urbach. Warna musiknya di album ini beragam, dari pop ballad, rock era 90-an, rock ballad, hingga sentuhan elektronik.

Single pertama dari album ini yaitu Apakah Ini Cinta, sudah diluncurkan bulan Maret 2014 lalu. Lagu pop/rock yang merupakan kombinasi musik hard rock dengan sentuhan string ini adalah adalah kolaborasi Judika dengan musisi Swedia yaitu Sebastian Lundberg, Johan Gustafson, dan Fredrik Haggstam.

Masih dengan para musisi Swedia, Judika berkolaborasi dalam menggarap single kedua berjudul Sampai Kau Jadi Millikku, yang mengangkat warna musik pop modern dengan sedikit rasa R&B. Lagu ini bercerita tentang kilas balik perjalanan cinta antara Judika dan Duma yang penuh rintangan di awal, hingga akhirnya kini mereka membentuk rumah tangga dan dikarunia buah hati.

Lagu yang tak kalah menarik untuk disimak berjudul Bangkit Lagi, karya Alam Urbach.  Lagu yang dibalut dengan rock ballad ini liriknya simpel, jujur, dan apa adanya,  menjadi ajakan bahwa sepahit apapun atau seberat apapun beban hidup, seorang laki-laki pantang menyerah.  Ada juga Merelakannya, sweet pop ballad yang diciptakan oleh Badai Kerispatih,  bercerita tentang penyesalan seseorang yang cintanya bertepuk sebelah tangan.

Untuk yang kangen dengan musik era 90-an, Judika membawakan kembali lagu dari Dewa 19 berjudul Aku Milikmu. Judika mengaku bahwa lagu ini mengingatkan kembali awal dia hijrah ke ibu kota untuk meniti karir sebagai penyanyi. Pay membuat aransemen lagu ini lebih modern, tanpa menghilangkan sisi orisinal dari lagu ini.

Yang menarik dari album ini, ada lagu yang dibawakan dalam 2 versi; yaitu versi bahasa Indonesia berjudul Ciptaan Terindah dan bahasa Inggris dalam So Beautiful. Simple but sweet. Ada nuansa pop folk yang kental dengan isian gitar akustik. Lagu ini dikhususkan untuk buah hatinya bernama Cleo Deora Sihotang, putrinya yang dilahirkan pada 20 Oktober 2014 lalu.

Musik pop rock yang disajikan dengan unsur elektronik bisa disimak dalam lagu berjudul Terus Berlari (Ooh..Ooh) yang menonjolkan suara tenor Judika. Lagu ini menggambarkan perjuangan Judika dalam menemui banyak tantangan selama berkarir di dunia musik. Ia mengajak semua orang untuk terus berusaha dalam meraih mimpi. Masih dengan sentuhan elektronik, tapi disajikan dalam gaya glamrock, ada dalam lagu Jika Ku Harus Pergi. Sedangkan dalam lagu Maafkan Aku, Judika bereksplorasi dengan berbagai instrumen musik, bahkan dengan bunyi-bunyian dari tong sampah.

Menikmati album Hati & Cinta ini adalah meresapi karya yang dikerjakan dengan sepenuh hati. Bahwa segala sesuatu yang diciptakan melalui hati, semoga bisa sampai ke hati siapapum yang mendengarkan.

(865 views)