Cakra Khan Ikhlas Walau Tersakiti Lewat Single ‘Kau Memilih Dia’

Ketika cinta pergi maka biarkanlah pergi, bukankah mencintai tak harus memiliki?

Single teranyar Cakra Khan, Kau Memilih Dia menjadi jawaban tentang kasih tak sampai yang meremukan hati. Tak seperti lazimnya orang tersakiti yang mengumbar marah, maka ia menerima segala sedih, sakit hati, kecewa juga nelangsa dengan ikhlas tanpa dendam berkepanjangan.

Tembang karya Aldi Nada Permana tadi, dibawakan Cakra dengan penuh penghayatan. Ia seperti berkata-kata dengan hati melebihi merdu nyanyian yang dibawakan. Bernyanyi dengan hati, maka Cakra sanggup menjadikan lagu ini bagai ‘anthem’ (lagu kebangsaan) bagi yang terluka hati.

Pesan dan titik terindah dari lagu ini termuat dalam reffrainnya:
Tak perlu kau pulangkan lagi, semua yang telah aku berikan, biarlah menjadi luka, berharap pun tak akan bisa merubah kenyataan kau memilih dia…
Dimulai dengan denting piano, lagu ini terasa merintih, terisak dan serak. Cakra yang menyuguhkan vokal tebal dan berat, langsung membawa pendengarnya ke titik sendu tentang arti kehilangan.

Di simpul ini, Cakra mengaduk-aduk emosi diri dan pendengarnya.
Dariku kau terima seluruh cinta seutuhnya darinya engkau dapatkan sedikit perhatian namun yang kau pilih sebaliknya …
Dariku kau dapatkan segala kasih penuh pengorbanan darinya engkau dapatkan cinta sementara namun kenyataan kini kau dengannya ….

Lirik pembukaan tadi makin mengiris hati, lantaran dibalut aransemen musik yang apik di tangan Tito P Soenardi. Aranjer yang satu ini memang ciamik kala menyentuh nada seperti termuat dalam beberapa karya terdahulu di antaranya : Butiran Debu, Harus Terpisah dan Papa Larang. Terakhir, permainan gitaris blues ‘Ginda’, menyempurnakan Cakra Khan menjeritkan isi hatinya.

Boleh dikata, Kau Memilih Dia, lebih dari sekadar lagu. Lebih tepatnya, ini adalah ‘Lagu Kebangsaan’ bagi para penggenggam cinta yang tak layu hati meski cintanya pergi.

(1.370 views)