BKD Akhirnya Nonaktifkan Sekdes Mojomulyo Puger

Jember Hari Ini – Sekretaris Desa Mojomulyo Kecamatan Puger berinisial SH, akhirnya di nonaktifkan dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi proyek operasi nasional agraria, atau prona.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Jember, Joko Santoso, menjelaskan, sesuai Undang-Undang Aparatur Sipil Negara Nomor 5 Tahun 2014, PNS yang tersangkut pidana korupsi dan ditahan, harus diberhentikan sementara karena tidak bisa menjalankan tugasnya sehari-hari. Selanjutnya BKD masih menunggu putusan Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya untuk memberikan saran staf kepada bupati sebagai pembina PNS di tingkat kabupaten.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember, Muhammad Hambaliyanto, menjelaskan, sidang kasus dugaan korupsi yang melibatkan SH hari ini baru memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi. Jika majelis hakim memandang cukup, sidang berikutnya bisa langsung dibacakan tuntutan terhadap terdakwa.

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Negeri Jember menetapkan SH sebagai tersangka karena diduga melakukan pungutan liar terhadap 300 orang warga desa Mojomulyo Puger dalam sertfikasi gratis PRONA tahun 2012.

Rata-rata masyarakat diminta membayar Rp 500 ribu hingga RP 1 juta. Besaran biaya yang dipungut tidak sama, tergantung status tanah serta alamat domisili pemilik tanah. (Hafit)

(485 views)