Retribusi Parkir Otomatis Dinilai Lebih Potensial Tambah Pendapatan Daerah

Jember Hari Ini – Pendapatan sektor pajak dari retribusi parkir khusus, otomatis lebih besar jika tindakan curang dari perusahaan pengelola parkir bisa dikurangi.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember, Anang Murwanto, mencontohkan, salah satu perusahaan toko di Jember yang menggunakan sistem otomatis mampu menyetor pajak pendapatan ke Dispenda minimal Rp 4 juta hingga Rp 7 juta setiap hari.

Dengan sistem otomatis, perusahaan tidak perlu meminta porvorasi Dispenda dengan ketentuan menyetor 20 persen dari pendapatan parkir. Dengan demikian, menurut Anang, pendapatan dari sektor pajak retribusi parkir khusus otomatis sekitar Rp 200 juta per tahun, hanya dari satu perusahaan saja.

Sebelumnya, Komisi C DPRD Jember menemukan adanya karcis parkir illegal saat melakukan inspeksi mendadak di perusahaan pertokoan tanpa adanya porpvorasi Dispenda. Tindakan curang itu dinilai merugikan Pemkab Jember, karena pendapatan sektor pajak dari retrubusi parkir khusus manual justru sangat rendah. (Fathul)

(516 views)