Dua Terdakwa Kasus Uang Palsu Jalani Sidang Dakwaan

Jember Hari Ini – Para terdakwa pembuat dan pengedar uang palsu nekat mengedarkan uang di Jember karena ada pemesan yang sanggup membeli uang palsu tersebut dengan harga tinggi.

Demikian terungkap dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Gunawan dan Handoko, Selasa siang. Gunawan menjelaskan, terungkapnya peredaran uang Rp 12,5 miliar tersebut bermula dari tertangkapnya tersangka AM di Terminal Tawang Alun. Dari penyidikan terhadap AM inilah, polisi akhirnya menangkap KS dan AK di sebuah hotel di Kawasan Ajung. Hingga akhirnya kasus tersebut mengarah kepada tersangka lain berinisial AS yang merupakan pecatan polisi berpangkat ajun komisaris polisi. Uang palsu tersebut merupakan permintaan BD, tersangka lain yang hingga saat ini masih buron. Atas perbuatannya terdakwa AM dan KS dijerat dengan pasal 36 ayat 2 undang-undang mata uang nomor 7 tahun 2011, tentang mata uang junto pasal 55 khup, tentang menyimpan dan mengedarkan uang palsu.

Ketua Majelis Hakim, Nur Kholis, akhirnya menunda sidang Selasa (16/6/2015) pekan depan, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Majelis Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan saksi dan melakukan pemeriksaan barang bukti. (Hafit)

(468 views)