Dinas Perhubungan Akui Sopir Angkot Nakal Memungut Tarif Melebihi Ketentuan

Jember Hari Ini – Dinas Perhubungan mengakui masih banyak pengemudi angkot nakal yang memungut tarif penumpang melebihi tarif yang semestinya.

 

Menurut Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Jember, Siswanto, para pengemudi angkot beralasan tidak mempunyai uang pengembalian untuk penumpangnya. Padahal, berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2015, tarif angkot dengan harga BBM Rp 5.000 – Rp 7.000 per liter, berlaku Rp 4.000 untuk umum. Sementara para pengemudi angkot, sering memungut tarif Rp 5.000. Sedangkan penumpang juga jarang membayar menggunakan uang pas Rp 4.000

 

Selama tidak ada pengaduan keberatan dari penumpang, dan penumpang maupun pengemudi angkot saling memahami, maka kenakalan itu masih wajar.

 

Karena Dinas Perhubungan belum membuatkan stiker tarif baru angkot, maka Siswanto menghimbau kepada penumpang angkot untuk membayar tarif dengan uang pas. Dinas Perhubungan Jember juga tidak bisa menindak kepada pengemudi maupun pengusaha angkot, karena tidak adanya pengaduan masyarakat tersebut. (Fathul)

(440 views)