Warga Desa Mangaran Ajung Minta Pengembalian Tanah Miliknya Yang Direbut Paksa Oleh Pemerintah

Warga Kebun Pring Desa Mangaran Kecamatan Ajung, mendesak pemerintah segera mengembalikan tanah mereka seluas 241 henktar, yang diambil paksa oleh pemerintah sekitar tahun 60-70 an lalu, dengan alasan untuk kepentingan ptpn 12.

Ketua Tim Verifikasi Penentuan Tapal Batas Sugito usai bertemu bupati dan sekda selasa siang menjelaskan, perkampungan kebun pring ini sudah dibuka sejak jaman belanda. namun sekitar tahun 60-an pemerintah menggusur paksa warga, dengan alasan lahan tersebut dipergunakan untuk kepentingan ptpn 12.

Baru tahun 2000 lalu saat kepemimpinan presiden abdurahman wahid, warga berhasil menduduki 47 hektar diantaranya untuk pemukiman 500 keluarga. saat ini warga mendesak pemerintah segera mengembalikan 194 hektar sisanya kepada warga setempat. sebab meski tim sudah dibentuk, namun sampai saat ini tim tersebut belum juga mulai bekerja.

Sementara pihak badan pertanahan nasional mengaku belum bisa mulai bekerja, karena tim yang dibentuk terdiri dari beberapa unsur. diantaranya camat,keala desa, dprd, polsek, koramil, bpn dan warga. tetapi sampai saat ini 3 instansi yakni polsek, dprd dan camat belum mengirimkan perwakilannya.

Sekkab jember sugiarto yang menemui perwakilan warga ini meminta semua pihak yang masuk dalam tim verifikasi, segera mengirimkan perwakilannya agar bisa langsung bekerja. sugiarto juga berjanji akan memfasilitasi warga untuk mendapatkan kembali tanah miliknya hingga tuntas.

(570 views)