Akankah Bupati Tandatangani Raperda RTRW?

Meski pansus raperda rencana tata ruang dan wilayah dprd jember, telah memutuskan melalui voting, tidak ada perubahan pada pasal 46, terkait persoalan tambang, namun masih ada sejumlah pertanyaan yang muncul, apakah Bupati Jember Mza Djalal, akan menandatangani raperda tersebut, atau justru sebaliknya, bupati akan menolak tanda tangan, seperti raperda pasar tradisional.

Wakil Ketua Dprd Jember Ayub Junaidi Mengatakan, Saat Ini Dprd Jember telah tuntas membahas Raperda RTRW. Apapun hasilnya, itulah yang akan diparipurnakan bersama dengan Pemkab Jember. Persoalan apakah bupati akan tanda tangan atau tidak, menurut ayub, itu bukan menjadi wilayah DPRD Jember. hal tersebut, merupakan hak bupati untuk menyetujui atau tidak, sebuah raperda.

Apalagi lanjut Politisi Pkb ini, raperda tersebut bukan raperda inisiatif dprd jember, melainkan raperda usulan dari bupati sendiri. jika bupati nantinya menolak tanda tangan, ayub menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat, untuk memberikan penilaian.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah melalui proses perdebatan yang sangat panjang, pansus raperda rtrw dprd jember, akhinya menyepakati tidak ada perubahan pada pasal 46. Dimana, tambang di jember cukup pada proses eksplorasi saja, untuk kepentingan ilmu pengetahuan. keputusan itu dihasilkan melalui proses yang sangat alot, hingga akhirnya diputuskan melalui voting.

(365 views)