Meski Belum Diputuskan Sejumlah Angkutan Menaikkan Sendiri Tarifnya

Meski belum ada penetapan tarif baru menyusul kenaikan harga bbm, berdasarkan hasil sidak upt terminal tawang alun, sejumlah angkuatn sudah menaikkan sendiri tarif angkutannya menyesuaikan kenaikan harga bbm.

Kepala Upt Terminal Tawang Alun Samson Wahyu Priyono menjelaskan, angkutan kota yang sebelumnya tarif jauh dekat 3 ribu rupiah, per hari ini sudah naik menjadi 5 ribu rupiah. Walaupun sk bupati belum turun, memang dari pembicaraan dinas perhubungan bersama pengelola angkot beberapa waktu lalu, kenaikan tarif jika bbm naik di kisaran tersebut.

Angkutan bus antar kota dalam propinsi menurut samson juga naik. jember surabaya yang biasanya 28 ribu rupiah, sudah naik menjadi 35 ribu rupiah. padahal seharusnya kenaikan tarif angkutan antar kota dalam propinsi, harus menunggu edaran menteri dan sk gubernur.

Sementara Ketua Organisasi Angkutan Darat Atau Organda Jember Sutikno mengatakan, sebenarnya memang ada instruksi dari organda pusat, agar melakukan aksi mogok masal pada hari rabu besok, sebagai bentuk penolakan atas kenaikan harga bbm.

Namun sikap Organda Jember tidak mengharuskan anggotanya untuk ikut mogok masal. sutikno khawatir, sikap organda pusat ini di tunggangi kepentingan-kepentingan elit politik tertentu, yang kemudian memanfaatkan anggota organda secara keseluruhan.

Untuk itu lanjut sutikno, organda jember mempersilahkan anggotanya untuk menentukan sikap saendiri, apakah akan ikut aksi mogok masal atau tidak. organda berharap akan ada kenaikan tarif sebagai bentuk penyesuaian kenaikan bbm, tetapi jalan keluarnya bukan dengan cara demonstrasi masal.

(560 views)