Audy Fristya, Grand Finalis AFI Junior Yang Hadir Dengan Debut Album “Dirimu Dengannya”

IMG_8726Di scene musik lokal, nama ini terbilang asing. Namun percayalah, bahwa talenta yang dimiliki penyanyi yang sedang menimba ilmu di London School jurusan Komunikasi Massa ini, gak bisa dianggap remeh. Fakta membuktikan, bahwa Audi Fristya berstatus sebagai Grand Finalis AFI Junior, 10 tahun lalu. Dan dia pernah merilis album remaja di bawah kelompok Trio Candy pada tahun 2007. Meski akhirnya memilih fokus untuk bersekolah, kemampuan vokal Audi ternyata gak bisa hilang.

Keyboradis Jazz,  Fussion Stuff, Krisna Siregar, seakan menemukan berlian di tengah hamparan pasir ketika bertemu dengan cewek berbakat ini. Vokal primanya  memikat hatinya untuk berkolaborasi secara musikal. Dan rencana untuk membuat proyek musikal bersama pun akhirnya tak membutuhkan waktu lama. Secara sebelumnya pernah bekerja sama dalam sebuah konser bernuansa orkestra 4 tahun lalu. Akhirnya berlatih bersama, siswi Bina Seni Suara ini pun dipinang keybordis yang sempat masuk nominasi AMI Award 2014 ini untuk merajut mimpinya di scene musik lokal.

Deretan trek yang diciptakan oleh sang composer jazz ini baru saja rampung setelah menjalani proses rekaman selama kurang dari 3 bulan. Nomor-nomor bernuansa pop dalam balutan unsur jazz yang dikental, menjadi konsep paling menonjol dalam album debut yang berjudul Dirimu Dengannya.

“Dari dulu menyanyi tuh udah kayak aktifitas yang gak bisa aku lewatin. Apapun konsep menyanyinya, rasanya senang sekali melihat orang tersenyum ketika melantunkan harmonisasi nada. Ketika aku masuk ke industri musik, mimpiku tak jauh berbeda dengan musisi debutan lainnya. Yakni, ingin menyenangkan orang banyak lewat karya vokal dan musik yang aku persembahkan,” kata gadis yang saat ini sedang magang di salah satu penerbitan majalah ini.

Debut album Audi Fristya, mengedepankan sebuah single pop dengan nuansa yang melankolik. Dijejali insrument yang minimalis dalam balutan tempo yang lambat, membuat lagu berjudul Walau Sehari Saja ini terdengar dramatis. “ menggelontorkan lagu-lagu dengan

Nuansa serupa bisa didapat ketika nomor Dirimu Dengannya, Dimiliki Tak Memiliki, dan Rinduku Untukmu dikulik secara berurutan. Audi benar-benar eksplorasi vokalnya secara emosional. Sementara dinomor lainnya seperti Bahagia Cintaku, Pembohong, Rahasia dan New Love, Audi justru memperlihatkan paket musikal yang lebih up beat. Karakter anak muda yang terinspirasi musik retro sangat menonjol. “Meski bukan aku yang menciptakan lagu-lagu disini, aku bisa merasakan dominasi cinta dalam komposisi yang dihadirkan. Esensinya pun bisa aku rasakan,” terangnya.

Dalam peluncuran album debutnya di Molly’s – Arcadia Senayan, Jakarta, Rabu (1/10) ini,  Audi pun mencoba mengekplorasi paket musikalnya dalam berbagai konsep. Ada dimana Audi mengedepankan karakter jazz bersama Fusion Stuff. Kemudian menjadi sosok penyanyi pop yang anggun saat berkolaborasi dengan Aqi ‘Alexa’. Dan menjadi anak muda yang enerjik ketika berduet dengan DJ Stroo dan Inang Noorsaid di panggung.

“Menjadi seorang musisi harus mampu berperan sebagai penghibur yang serba bisa dan mandiri. Dalam konsep peluncuran album ini, aku mencoba menampilan Audi dari berbagai sisi yang berbeda melalui konsep musik,” tuturnya.

Bekerja dan kemudian juga berprofesi sebagai penyanyi, bisa dibilang bukan perkara mudah untuk dijalani. Namun perlahan tapi pasti, dengan jadwal yang dipersiapkan secara baik, diharapkan keduanya bisa berjalan beriringan. Karena sukses harus fokus, Audi pun kini fokus kedu karir tersebut.

“Kalo keduanya bisa dijalani, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi aku. Karena jujur, keduanya adalah mimpi banyak orang, termasuk aku. Kalo nanti sukses keduanya, tentunya akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan. Apalagi bisa berkolaborasi dengan banyak musisi, hmm, mimpi yang sempurna,” tutupnya.

(669 views)