Pekerja Dan Direksi PDP Kahyangan Sepakat Segera Dilakukannya Audit BPK

Ratusan pekerja perusahaan daerah perkebunan jember rabu siang menggelar aksi unjuk rasa di kantor direksi pdp. aksi ini merupakan buntut tidak dipenuhinya tuntutan pekerja untuk mendapat tunjangan hari raya dan bonus sebesar 3 kali gaji.

Ketua Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun Dwi Agus mengatakan, sesuai kesepakatan antara pekerja dengan jajaran direksi sebelumnya, pihak manajemen pdp menyatakan siap memnuhi hak-hak normatif pekerja. namun ternyata thr yang biasanya diberikan 3 kali gaji termasuk bonus, tahun ini hanya diberikan 2 kali gaji.

Manajemen beralasan pemberian 3 kali gaji tidak bisa dipenuhi, karena kondisi keuangan PDP saat ini sulit. sehingga untuk membuktikan memang benar kondisi keuangan pdp tidak memungkinkan, seluruh pekerja antar kebun mendesak dilakukannya audit independent, dan juga audit bpk terhadap pdp secara menyeluruh. jika ternyata ditemukan adanya dugaan korupsi, maka harus dilanjutkan ke ranah hukum.

Sementara direktur Utama PDP HM. Sudjatmiko menjelaskan, terjadinya penurunan pendapatan secara drastis tahun ini, menyebabkan manajemen pdp tidak mampu memberikan thr dan bonus setara dengan 3 kali gaji, tetapi hanya diberikan 2 kali gaji.

Mengenai tuntutan pekerja untuk dilakukannya audit, sudjatmiko menyambut positif usulan tersebut. bahkan sujatmiko sendiri senin pekan depan akan berangkat ke surabaya, untuk meminta bpkp melakukan audit menyeluruh di tubuh pdp.

Sebelumnya pekerja pdp menuntut manajemen memberikan tunjangan hari raya minimal sama dengan tahun-tahun sebelumnya. jika tahun sebelumnya pekerja pdp mendapatkan thr dan 2 kali bonus yang setara dengan 3 kali gaji, namun tahun ini manajemen pdp hanya memberikan thr dan 1 kali bonur yang setara dengan 2 kali gaji.

(478 views)