Ratusan Massa Siper Unjuk Rasa Tolak Kriminalisasi

GAMBAR-BERITA18Ratusan warga dari tiga desa, yakni Curah Nongko Andongrejo Dan Wonoasri, yang tergabung dalam Serikat Petani Perjuangan (Siper), senin pagi berunjuk rasa di halaman Mapolres Jember.

Dalam tuntutannya, para pengunjuk rasa menolak adanya kriminalisasi, terhadap seluruh anggota siper dengan bentuk tuduhan apapun. sebab beberapa waktu yang lalu, ada laporan dari warga ke mapolres jember, yang menuding aktifis siper, melakukan dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat tanah.

Dalam orasinya korlap aksi Muhammad Jumain menegaskan, jika laporan tersebut hanyalah fitnah, yang sengaja dituduhkan pada aktifis siper, untuk memecah belah warga. ia menduga, ada aktor intelektual yang bermain, di balik semua laporan yang menyudutkan siper.

Jumain menambahkan, proses kriminalisasi terhadap siper, sebenarnya pernah terjadi tahun 2006 silam. namun akhirnya seluruh tuduhan itu terbantahkan semua. ini dibuktikan dengan putusan kasasi dari mahkamah agung.

Lebih lanjut Jumain menjelaskan, siper juga telah melaporkan balik pelapor, baik secara pidana maupun perdata. siper melaporkan pelapor sebelumnya, dengan tuduhan pencemaran nama baik, serta perbuatan tidak menyenangkan, yang merugikan aktifis siper secara materiil.

 

Para pengunjuk rasa ditemui langsung kapolres jember, akbp jayadi. ia berjanji akan menindaklanjuti seluruh laporan siper, sesuai dengan prosedur yang berlaku. polisi akan melakukan pemeriksaan laporan awal, yang menuding siper melakukan pemerasan dan penipuan. Laporan itu akan diteliti penyidik, untuk dikaitkan dengan laporan baru siper, terkait dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan itu.

Pantauan Kiss Fm di lapangan, setelah ditemui kapolres jember, ratusan pengunjuk rasa yang mengendarai 15 truck itu, langsung bergerak menuju kantor badan pertanahan nasional, bpn jember.

(996 views)
Tag: