Ratusan Kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jember, Kamis pagi, melakukan aksi lempar telur busuk, ke Kantor DPC Demokrat Jember. aksi tersebut merupakan bentuk protes keras, terhadap pernyataan Suthan Bathoegana, Salah Satu Pengurus DPP Demokrat, yang menuding KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), telah melakukan perbuatan korupsi.
Sempat terjadi ketegangan antara kader banser, dengan Pengurus DPC Demokrat Jember. sebab jawaban dari Sekretaris DPC Demokrat Jember, Eko Purwanto, dinilai terlalu berbelit- belit menyikapi tuntutan kader banser.
Dalam orasinya, Ketua PC GP Ansor Jember, Ayub Junaidi menyayangkan pernyataan suthan batugana tersebut. Ia meminta Pengurus DPC Demokrat Jember, meminta maaf secara terbuka kepada seluruh Warga Nahdliyin Jember, dan kepada keluarga besar almarhum gus dur, atas pernyataan suthan batugana.
Selain itu, Ayub meminta dalam waktu 1 kali 24 jam, Pengurus DPC Demokrat Jember, mengeluarkan rekomendasi tertulis kepada dpp demokrat, agar suthan dipecat dari keanggotaan partai sekaligus Anggota DPR RI.
Sementara itu Sekretaris Dpc Demokrat Jember, Eko Purwanto meminta maaf kepada seluruh warga nahdliyin, atas pernyataan suthan batugana. meskipun kata dia, pernyataan tersebut merupakan pernyataan pribadi.
Terkait desakan rekomendasi tertulis pemecatan suthan, menurut eko, pihaknya akan merapatkan terlebih dahulu dengan pengurus harian. sebab di dalam sebuah organisasi, ada mekanisme rapat yang harus dilakukan, sebelum mengambil keputusan. apalagi kata dia, Ketua Dpc Demokrat Saptono Yusuf, masih ada kegiatan di luar kota.
Pantuan Kiss Fm di lapangan, aksi ratusan kader banser ini, mendapat pengawalan ketat dari Aparat Kepolisian Resort Jember. Pengurus Ansor Jember mengancam, jika hingga jumat besok, belum ada pernyatan resmi terkait rekomendasi pemecatan suthan batugana, maka akan ada unjuk rasa yang lebih besar lagi.
(1.444 views)
