Hotel, Restauran Dan Tempat Hiburan Di Jember Nunggak Pajak Senilai 4 Milyar

Berdasarkan hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, tunggakan pajak dari sektor hotel, restauran dan tempat hiburan tahun 2008 dan 2009 di Jember mencapai 4 milyar rupiah. Demikian terungkap dalam hearing Komisi C DPRD Jember bersama dinas pendapatan daerah.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Suprapto menjelaskan, tunggakan tersebut sampai hari ini masih belum terbayarkan. sehingga setiap tahun anggaran masuk dalam neraca apbd sebagai piutang. akibatnya, pendapatan pajak dari 3 sektor tersebut dirasa sangat minim.

Sesuai rekomendasi BPK, piutang tersebut tetap harus ditagih. namun fakta dilapangan, dispenda mengalami kesulitan, sebab pemilik usaha hotel, restauran dan hiburan sejak tahun 2008 tidak pernah menarik pajak kepada pengunjungnya.

Meski demikian, Suprapto masih belum berencana melakukan penagihan, melalui kejaksaan sebagai pengacara negara. suprapto masih optimis penagihan bisa dilakukan dengan cara pendekatan. walaupun dilakukan dengan cara pendekatan, denda sebesar 2 persen per tahun, tetap akan dikenakan kepada wajib pajak.

Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember Yudi Hartono mengatakan, mau tidak mau dispenda harus melakukan penagihan sesegera mungkin. sebab jika tidak terbayar, setiap tahun angka tersebut akan menjadi  beban apbd. bisa jadi sektor inilah yang menyebabkan Hasil Audit BPK menyatakan APBD Jember wajar dengan pengecualian.

(957 views)
Tag: