Meski dinilai sebagai penentu bergulirnya rencana interpelasi terhadap Bupati Jember, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini justru memilih menunggu. Walaupun salah satu legislatornya ikut menandatangani usulan interpelasi, keputusan terakhir akan mendukung atau tidak akan dibicarakan di internal partai.
Ketua DPC PPP Jember Sunardi menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum memutuskan akan mendukung, menolak atau justru abstain dalam paripurna internal untuk menentukan interpelasi. Sebab DPC PPPmasih akan menunggu hasil kesepakatan dalam rapat internal partai.
Jika sebelumnya Salah Satu Legislator PPPSamuji Zarkasih sudah bertandatangan dalam surat usulan interpelasi, Menurut Sunardi bukan menjadi persoalan. Sebab hal ini merupakan hak Samuji sebagai anggota fraksi kebangkitan bangsa yang memotori usulan interpelasi, karena memang PPPmasuk sebagai bagian Fraksi Kebangkitan Bangsa. Namun keputusan terakhir akan diputuskan oleh internal DPC PPP Jember.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC Demokrat Saptono Yusuf memprediksi PPP akan menjadi penentu bergulirnya interpelasi terhadap bupati. Sebab secara matematis, koalisi pendukung bupati djalal masih lebih besar, 29-21. Namun perkembangannya, gerindra memastikan ikut mendukung interpelasi sehingga komposisi menjadi 26-24. Jika PPP konsisten bersama FKB sebagai motor interpelasi, maka komposisi akan terbalik menjadi 23-27 lebih banyak pendukung interpelasi.
(1.235 views)
