Diduga Gunakan Bbm Bersubsidi, Polisi Amankan Truk Dan Solar Milik Perusahaan Pengolahan Aspal

Diduga kuat menggunakan bahan bakar bersubsidi untuk kegiatan industri, sebuah truk dan sedikitnya 75 liter solar bersubsidi diamankan pihak kepolisian dari sebuah perusahaan pengolahan aspal di Kawasan Pakusari Jember.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Makung Ismoyojati menjelaskan, berdasarkan informasi dari masyarakat, anggota reskrim melakukan penggerebekan di sebuah pabrik pengolahan aspal di kawasan pakusari. Modus yang dipakai menurut Makung, truk milik PT Tri Praja Mitra Abadi ini mengisi  bahan bakar di SPBU. Kemudian sesampai di pabrik, solar yang ada dalam tangki truk dikosongkan, kemudian digunakan untuk menghidupkan mesin industri.

Menurut Makung sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi, yakni sopir dan kernet truk. Sedangkan Direktur PT Tri Praja Abadi dalam waktu dekat juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Dugaan sementara yang bersangkutan melakukan pelanggaran undang-undang migas, dengan menggunakan bbm bersubsidi untuk kegiatan industri.

Sementara Direktur PT Tri Praja Mitra Abadi Regar ketika dikonfirmasi membenarkan truk dan 75 liter solar miliknya diamankan pihak kepolisian. Meski demikian Regar membantah dirinya menggunakan bbm bersubsi untuk kegiatan industri pengolahan aspal miliknya.

Regar menjelaskan, saat itu ketika akan melakukan uji coba mesin pengolah aspal dan beberapa perbaikan, listrik sedang mati. Sehingga dibutuhkan solar untuk menghidupkan genset. Karena tidak ada solar, maka rencananya solar yang ada dalam tangki truk dikeluarkan untuk mengisi genset. Tetapi belum sempat hal ini dilakukan polisi sudah datang.

Lebih jauh Regar menerangkan tidak ada unsur kesengajaan dirinya akan menggunakan bbm bersubsidi untuk kegiatan industri. Sebab sampai saat ini mesin yang dimilikinya belum pernah beroperasi, masih dalam tahap uji coba. Nantinya jika memang sudah akan beroperasi, tentu dirinya akan membeli bbm di pertamina sesuai dengan harga industri.

(924 views)
Tag: