Ketua Komisi D Turun Tangan Terkait Penahanan Ijazah

Setelah mendengar kabar ijazah salah satu siswa ditahan sekolah, Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi, turun sendiri untuk mengambil Ijasah Nur Hasanah Di SMP Sukorambi.

Sempat terjadi adu mulut antara Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi, dengan Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sukorambi Abdul Aziz,, mulanya Ayub menyampaikan tujuannya datang ke smp sukorambi dengan Tenang. Namun seteah mendengar jawaban dari wakil kepala sekolah, suasana yang awalnya tenang menjadi sedikit tegang.

Ijasah Nur Hasanah akhirnya diserahkan setelah Ayub membayar tanggungan Nur Hasanah senilai Rp 352 Ribu. Ijasah yang sudah dua tahun ditahan pihak sekolah tersebut kemudian diserahkan kepada keluarga Nurhasanah, dengan harapan masih bisa digunakan untuk mendaftar ke SMKN 1 Sukorambi seperti yang diinginkan.

Ayub ketika dikonfirmasi mengatakan, inilah potret dunia Pendidikan Di Jember yang sebenarnya. Sangat disayangkan  guru yang seharusnya sebagai pendidik, tega membunuh cita-cita siswa berprestasi seperti Nur Hasanah. Selama dua tahun nurhasanah harus berdiam diri dirumah akibat ketidak pedulian guru.

Ayub berharap kejadian seperti ini jangan sampai terjadi lagi di Jember. Sebab Komisi D sudah berkali-kali menyarankan kepada dinas pendidikan, agar jangan sampai menahan ijasah yang menjadi hak siswa, hanya gara-gara masalah keuangan. Bahkan Ayub tahu sendiri, kepala dinas pendidikan sudah menginstruksikan kepada jajaran dibawahnya. Tetapi nyatanya masih saja terjadi persoalan seperti ini.

Nur Hasanah sendiri setelah menerima Ijasah dari Ketua Komisi D mengaku sangat senang. Selama dua tahun tidak sekolah, nurhasanah lebih banyak menghabiskan waktu membantu ibunya membuat keset untuk dijual, karena untuk keluar rumah dirinya merasa malu. Jika masih memungkinkan, tahun ini nur hasanah berkeinginan melanjutkan sekolah di SMK Negeri 1 Sukorambi.

Meski saat ini proses belajar mengajar sudah dimulai, Ayub meminta kebijaksanaan kepala dinas pendidikan untuk mengupayakan agar nur hasanah bisa diterima sekolah di SMK Negeri Sukorambi. Sebab jika dilihat dari nilai akademiknya, Nur Hasanah tergolong siswa berprestasi. Nilai rata-rata ujian nasionalnya 8, sehingga sangat disayangkan jika masih harus menunggu setahun lagi untuk melanjutkan sekolah.

(924 views)
Tag: