Kantor Dispendik Didemo Wali Murid SMP Negeri I Wuluhan

Puluhan Wali Murid SMP Negeri 1 Wuluhan, hari ini menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pemkab dan Dinas Pendidikan Jember. Mereka menuntut dinas pendidikan memerintahkan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wuluhan, menghentikan segala bentuk pungutan yang selama ini di bebankan kepada wali murid.

Toha salah satu wali murid menceritakan, sejak bulan juli 2011, kepala sekolah membebankan iuran sebesar 27 ribu rupiah tiap siswa perbulan. Selain itu ketika pertama kali masuk, siswa di wajibkan membayar uang gedung sebesar 900 ribu rupiah, yang bisa diangsur selama 10 bulan.

Namun setelah dilakukan aksi unjuk rasa di sekolah oleh puluhan wali murid, dana tersebut dikembalikan sebagian oleh pihak sekolah. Pungutan yang dibebankan januari hingga mei di kembalikan, namun yang dibayarkan bulan juli hingga desember 2011 sampai saat ini tidak dikembalikan. Karena sejak terjadinya aksi unjuk rasa proses belajar mengajar sudah dinilai tidak kondusif lagi, wali murid mendesak dinas pendidikan memindah tugaskan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wuluhan ke tempat lain.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Nur Hamid ketika dikonfirmasi mengatakan, pungutan yang dilakukan pihak sekolah sebelum tahun 2012, tidak bisa disalahkan. Sebab Peraturan Menteri Nomor 60 tentang larangan sekolah menarik pungutan, diberlakukan sejak Januari 2012.

Apalagi menurut Hamid, informasi yang diperolehnya pihak sekolah sudah mengembalikan semua pungutan, yang ditarik pada tahun 2012 kepada wali murid. Namun pungutan yang ditarik pada tahun 2011 memang tidak dikembalikan, karena peraturan menteri tidak berlaku surut.

(848 views)
Tag: