Terdakwa Alkes Divonis 1 Tahun Penjara

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan, Mahfudi Husodo Dan Subasar, divonis bersalah dan dijatuhi 1 tahun hukuman penjara, denda Rp 50 Juta subsider 1 bulan kurungan penjara.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Jember, Kliwon Sugiyanta, ketika dikonfirmasi mengatakan, meski lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, pihaknya sejauh ini masih fikir- fikir.

Soal penahanan, sejauh ini lanjut Kliwon belum ada penetapan dari pengadilan tindak pidana korupsi. Apalagi seluruh terdakwa mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya, sehingga sampai saat ini, mereka statusnya tetap sebagai tahanan kota.

Sementara Penasehat Hukum Terdakwa, Mohammad Nuril mengatakan, atas putusan tersebut ia sudah menyatakan banding. Sebab sesuai bukti- bukti yang ada, kedua kliennya tidak bersalah.

Sejak awal lanjut Nuril, dakwaan Jaksa Penuntut Umum kepada kedua kliennya salah alamat. Menurutnya, kedua kliennya didakwa telah melakukan mark up Harga Perkiraan Sendiri (HPS) terhadap harga alat kesehatan.

Padahal kata Nuril, HPS dibuat oleh panitia pengadaan, bukan oleh kedua kliennya. Yang lebih aneh lagi, Mahfudi didakwa juga melakukan mark up harga, padahal kliennya sebagai pengusaha dan pemenang tender, hanya menawar harga sesuai dengan hps panitia.

(861 views)
Tag: