Pekan Depan Berkas Perkara Bos Oto Bus Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Berkas pemeriksaan terhadap RD, Bos salah satu Perusahaan Oto Bus ternama yang diduga terlibat kasus penimbunan BBM, diperkirakan pekan depan sudah kelar, dan bisa dilimpahkan ke kejaksaan. Demikian disampaikan Kapolres Jember AKBP Jayadi kepada sejumlah wartawan.

Menurut Jayadi, RD sudah diperiksa dua kali sebagai tersangka oleh penyidik. Diperkirakan pekan depan berkas pemeriksaan sudah bisa dilimpahkan ke kejaksaan, agar bisa segera disidangkan menyusul 4 tersangka lain yang sudah mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Jember.

Mengenai tidak ditahannya RD meski ancaman hukuman pasal 55 undang-undang migas lebih dari 5 tahun, Jayadi menjelaskan, mengenai penahanan sebenarnya subyektif. Penyidik tidak melakukan penahanan, karena tersangka RD dalam keadaan sakit, yang dibuktikan dengan hasil rekam medik dari pihak rumah sakit.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Jember AKBP Jayadi mengancam akan memasukkan RD, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam Daftar Pendarian Orang (DPO), jika tidak segera menyerahkan diri. RD di tetapkan sebagai tersangka utama kasus dugaan penimbunan ratusan liter BBM, menjelang rencana pemerintah menaikkan harga BBM, beberapa waktu lalu.

Polisi menangkap sebuah bus yang mencurigakan, ketika mengisi bbm di pom bensin sumberbaru. Ketika digeledah, ternyata bus yang dibuat seolah pengantar paket ini sudah dimodifikasi sedemikian rupa, di dalamnya penuh dengan tangki bbm. Berdasarkan pengakuan 4 orang awak bus, mereka disuruh oleh bosnya berinisial RD, yang merupakan pemilik sebuah Perusahaan Otobus Ternama Di Jawa Timur.

(668 views)
Tag: