Komisi C: Biaya Perawatan Dalam RAB PDP Tidak Rasional !

Komisi C DPRD Jember meminta perusahaan daerah perkebunan merevisi rencana anggaran belanja yang sudah dibuat. Sebab kenaikan biaya perawatan sebesar 300 persen dari tahun lalu, dinilai tidak rasional. Apalagi PDP akan melakukan pendongkelan tanaman karet seluar 71 hektar.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember Yudi Hartono mengatakan, dirinya sepakat jika PDP akan melakukan perawatan yang seimbang. Tetapi dengan kenaikan hingga 300 persen, dinilai tidak tepat. Apalagi seperti di jelaskan oleh direksi pdp sendiri, akan dilakukan pendongkelan terhadap tanaman karet yang sudah tidak produktif lagi, sekitar 71 hektar.

Artinya menurut Yudi, pendongkelan akan diganti dengan tanaman yang lebih muda, dengan kebutuhan biaya perawatan yang lebih sedikit pula. Tetapi kenapa di RAB muncul biaya perawatan yang meningkat hingga 300 persen. Untuk itu Komisi C merekomendasikan kepada PDP untuk segera merubah RAB terlebih dahulu, sebelum mulai masuk membahas pendapatan asli daerah.

Sementara Dirut PDP M Sujatmiko ketika dikonfirmasi membenarkan rekomendasi Komisi C. Menurut Sujatmiko masukan dari Komisi C sangat bagus, dan akan segera dilaksanakan. Sebab memang dalam penyusunan r-a-b dulu, pihaknya belum melakukan penghitungan jumlah tanaman. Sehingga ketika penghitungan selesai dilakukan awal bulan lalu, bisa jadi RAB yang dibuat sebelumnya perlu dilakukan penyesuaian lagi.

Terkait prediksi Penurunan PAD Sujatmiko masih belum bisa menyampaikan. Sebab pekan depan dirinya akan mengundang seluruh administratur PDP, untuk merevisi RAB masing-masing kebun. Dari sinilah nanti baru bisa diketahui berapa kebutuhan perawatan, dan prediksi keuntungan yang bisa disetorkan kepada pemerintah daerah. Yang pasti Menurut Sujatmiko, kemungkinan akan lebih besar dibanding keuntungan yang ada dalam RAB sebelumnya.

(828 views)
Tag: