Komisi C Duga Ada Kejanggalan Dalam Operasional Pabrik Semen Puger

Komisi C DPRD Jember melihat adanya dugaan kejanggalan dalam operasional pabrik Semen Puger. Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Jember Mohammad Asir, usai melakukan sidak di lokasi pabrik Semen Puger beberapa waktu lalu.

Menurut Asir, setelah melihat kondisi operasional pabrik semen puger, Asir menduga ada kebocoran potensi retribusi kepada Pemkab Jember. Salah satunya, dari retribusi bahan baku yang digunakan. Salah satu saja misalnya batu kapur, dimana dalam kegiatannya pabrik semen puger dipasok oleh 5 CV rekanannya. Tetapi ketika Komisi C menanyakan rekening pembayaran pajak retribusi, pihak semen puger hanya bisa menunjukkan milik 1 rekanan saja.

Ketika disidak lanjut Asir, pihak semen puger mengatakan bahwa mereka masih belajar dan uji coba produksi,, sehingga belum tahu mekanisme dan syarat-syarat yang dibutuhkan. Tetapi dengan kapasitas produksi saat ini sebanyak seribu ton per hari, Menurut Asir tidak masuk akal jika dikatakan masih tahap uji coba.

Karena itu dalam waktu dekat Komisi C akan mengundang pihak disperindag dan dispenda, untuk melakukan hearing bersama. Komisi C juga akan mengundang Komisi B sebagai kelengkapan DPRD yang menangani langsung pabrik semen puger secara tehnis. Sebab kewenangan Komisi C hanya terkait pajak retribusi yang harus dibayarkan semen puger kepada Pemkab Jember.

Diberitakan sebelumnya, Komisi C Dprd Jember menggelar hearing bersama disperindag dan dispenda, fokus mempertanyakan retribsui pabik semen puger yang dikabarkan sudah beberapa bulan beroperasi. Komisi C mempertanyakan dari mana asal bahan baku yang digunakan berproduksi. Sebab berdasarkan keterangan piahk dispenda, belum ada retribusi sedikitpun dari pabrik Semen Puger.

(1.022 views)
Tag: